Sabtu, 23 Desember 2017

Sebuah Refleksi Kuliah Filsafat Ilmu Kaya Makna : Psikologi Spiritual

Gina Sasmita Pratama
17709251003
S2 Pendidikan Matematika A 2017

 
karena sebenar-benar kuasa, memperhatikan ciptaannya.. (Prof.Marsigit, 2017)

Filsafat ialah memikirkan hal sedalam mungkin, bahkan yang tidak pernah dipikirkan oleh orang pada umumnya. Hal inilah yang kami rasakan saat perkuliahan filsafat ilmu bersama Prof. Marsigit pada tanggal 12 Desember 2017 yang lalu. Selalu ada nilai kehidupan yang bisa dipetik dari pemikiran Prof. Marsigit yang berbeda dari yang lainnya.
Pada hari itu saya melihat sebuah metafisik dari sebuah perjalanan kehidupan yang sangat mempesona. Hari itu tepat satu minggu Prof. Marsigit menjabat menjadi Direktur Pasca Sarjana UNY. Tidak ada yang berubah dari beliau, masih dengan gaya sederhananya dan pemikirannya yang luar biasa.
Prof. Marsigit bukanlah orang yang menjalani hidup dengan penuh ambisi. Beliau menjalani kehidupan ini dengan apa adanya. Berbuat dan berusaha sebaik mungkin sampai lingkungan sekitarpun terpesona dengan ilmu dan kesederhanaanya. Jangan mendahuli kehendak Tuhan, jalanilah semuanya dengan semestinya, itulah pesannya.
Betapa ilmu dan deretan gelar yang ia punya tidak pernah menjadikannya sosok yang selalu ingin dihormati. Betapa pengalaman dan jabatan yang ia miliki tidak pernah ingin menjadikannya sosok yang ingin dikagumi. Ia selalu melangkahkan kakinya agar orang-orang di sekitarnya menjadi orang yang berilmu. Memberi kesempatan dan jalan kepada orang lain untuk bisa mendapatkan pengalaman yang pernah ia rasakan.
Berbuatlah sebaik mungkin karena sebenar-benar kuasa memperhatikan ciptaannya. Itulah pesan beliau yang sangat menyentuh di hati. Bertindaklah seikhlas mungkin karena bukan manusia tujuan kita, tetapi Tuhan dengan semua ke-Maha Agungan-Nya.
Apa haknya engkau membenci. Tidak ada, tidak ada hak sama sekali. Jalani kehidupan ini dengan penuh syukur. Setiap kejadian itu mempunyai masanya masing-masing. Jangan pernah memaksa ingin segera lulus sekolah apabila belum masanya, jangan pernah memaksa ingin segera bekerja jika memang belum masanya. Jalani apa yang ada di depan mata sekarang dengan sebaik mungkin, karena seperti kata Bapak di atas, sebenar-benar kuasa akan memperhatikan ciptaannya.
Dari hati saya yang terdalam, saya ingin mengucapkan selamat kepada Prof. Marsigit atas amanah barunya sebagai Direktur Pasca Sarjana UNY. Saya yakin amanah tidak pernah salah dalam memilih pundak. Ini bukanlah suatu kebetulan. Tetapi memang sudah pas ruang dan waktunya untuk Bapak mengemban amanah ini. Menjadi direktur yang sederhana, dengan segenap ilmu dan pengalaman yang sudah ada.
Doakan kami agar bisa menjadi sosok yang selalu berusaha dan melakukan yang terbaik. Doakan kami agar semua syarat yang harus kami tempuh dalam studi S2 ini dapat kami penuhi. Kemudian menjadi orang-orang yang berilmu sehingga dapat memberi kebermanfaatan bagi orang-orang di sekitar kami.
Semoga di tangan dingin Bapak, Pasca Sarjana UNY akan menjadi program Pasca Sarjana yang selalu lebih baik dari waktu ke waktu. Menjadi Direktur yang mengayomi dan menyejukan hati rekan kerja dan mahasiswanya. Menjadi direktur yang dibanggakan semua elemen-elemen pendukungnya. Menjadi direktur yang sederhana dengan segala ilmu dan pengalaman yang Bapak punya. Sungguh kami bangga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar