17709251003
“karena sebenar-benar kuasa, memperhatikan
ciptaannya.. (Prof.Marsigit, 2017)”
Filsafat ialah memikirkan hal sedalam
mungkin, bahkan yang tidak pernah dipikirkan oleh orang pada umumnya. Hal
inilah yang kami rasakan saat perkuliahan filsafat ilmu bersama Prof. Marsigit pada
tanggal 12 Desember 2017 yang lalu. Selalu ada nilai kehidupan yang bisa dipetik
dari pemikiran Prof. Marsigit yang berbeda dari yang lainnya.
Pada hari itu saya melihat sebuah metafisik
dari sebuah perjalanan kehidupan yang sangat mempesona. Hari itu tepat satu
minggu Prof. Marsigit menjabat menjadi Direktur Pasca Sarjana UNY. Tidak ada
yang berubah dari beliau, masih dengan gaya sederhananya dan pemikirannya yang
luar biasa.
Prof. Marsigit bukanlah orang yang
menjalani hidup dengan penuh ambisi. Beliau menjalani kehidupan ini dengan apa
adanya. Berbuat dan berusaha sebaik mungkin sampai lingkungan sekitarpun
terpesona dengan ilmu dan kesederhanaanya. Jangan mendahuli kehendak Tuhan,
jalanilah semuanya dengan semestinya, itulah pesannya.
Betapa ilmu dan deretan gelar yang ia
punya tidak pernah menjadikannya sosok yang selalu ingin dihormati. Betapa
pengalaman dan jabatan yang ia miliki tidak pernah ingin menjadikannya sosok
yang ingin dikagumi. Ia selalu melangkahkan kakinya agar orang-orang di
sekitarnya menjadi orang yang berilmu. Memberi kesempatan dan jalan kepada
orang lain untuk bisa mendapatkan pengalaman yang pernah ia rasakan.
Berbuatlah sebaik mungkin karena
sebenar-benar kuasa memperhatikan ciptaannya. Itulah pesan beliau yang sangat
menyentuh di hati. Bertindaklah seikhlas mungkin karena bukan manusia tujuan
kita, tetapi Tuhan dengan semua ke-Maha Agungan-Nya.
Apa haknya engkau membenci. Tidak ada,
tidak ada hak sama sekali. Jalani kehidupan ini dengan penuh syukur. Setiap
kejadian itu mempunyai masanya masing-masing. Jangan pernah memaksa ingin
segera lulus sekolah apabila belum masanya, jangan pernah memaksa ingin segera
bekerja jika memang belum masanya. Jalani apa yang ada di depan mata sekarang
dengan sebaik mungkin, karena seperti kata Bapak di atas, sebenar-benar kuasa
akan memperhatikan ciptaannya.
Dari hati saya yang terdalam, saya ingin
mengucapkan selamat kepada Prof. Marsigit atas amanah barunya sebagai Direktur
Pasca Sarjana UNY. Saya yakin amanah tidak pernah salah dalam memilih pundak.
Ini bukanlah suatu kebetulan. Tetapi memang sudah pas ruang dan waktunya untuk
Bapak mengemban amanah ini. Menjadi direktur yang sederhana, dengan segenap
ilmu dan pengalaman yang sudah ada.
Doakan kami agar bisa menjadi sosok yang
selalu berusaha dan melakukan yang terbaik. Doakan kami agar semua syarat yang
harus kami tempuh dalam studi S2 ini dapat kami penuhi. Kemudian menjadi
orang-orang yang berilmu sehingga dapat memberi kebermanfaatan bagi orang-orang
di sekitar kami.
Semoga di tangan dingin Bapak, Pasca
Sarjana UNY akan menjadi program Pasca Sarjana yang selalu lebih baik dari
waktu ke waktu. Menjadi Direktur yang mengayomi dan menyejukan hati rekan kerja
dan mahasiswanya. Menjadi direktur yang dibanggakan semua elemen-elemen
pendukungnya. Menjadi direktur yang sederhana dengan segala ilmu dan pengalaman
yang Bapak punya. Sungguh kami bangga.
